Lemper, Kuliner Khas Jawa yang Begitu Menggoda

Lemper, Kuliner Khas Jawa yang Begitu Menggoda

Lemper merupakan salah satu kuliner khas Jawa yang masih sangat lestari hingga kini. Kuliner bercitarasa gurih ini masih kerap menghiasi beragam acara adat Jawa, mulai dari acara pesta pernikahan, hingga snack dalam acara selamatan bayi. Lemper juga masih menjadi pilihan makanan favorit yang digunakan sebagai ulih-ulih. Ulih-ulih sendiri merupakan istilah yang digunakan orang Jawa sebagai ucapan terima kasih kepada kerabat yang datang dan ikut berbahagia dalam sebuah acara prosesi syukuran pernikahan keluarga Jawa.

Lemper merupakan makanan yang terbuat dari ketan yang dimasak dengan santan. Kedua bahan ini  akan membuat citarasa gurih dan lezat. Lemper umumnya diisi dengan menggunakan daging ayam yang dimasak gurih dengan menggunakan air dan santan yang diberi bumbu berupa bawang merah, bawang putih, ketumbar, kemiri, daun salam, serai dan garam. Sebelum isi lemper dibuat, umumnya daging ayam dicincang terlebih dahulu, lalu dimasak hingga tak lagi berkuah. Dengan demikian bumbu daging ayam akan merasuk dan menimbulkan citarasa gurih yang lezat.

Setelah kedua bahan tersebut matang, maka proses pembuatan lemper ini dapat segera dimulai. Lemper umumnya dibuat kala ketan sudah tidak terlalu panas. Makanan bercitarasa gurih ini akan dibungkus dengan daun pisang yang telah dilayukan. Satu kepal ketan akan dibentuk lonjong lalu dipipihkan dan diisi dengan satu sendok daging cincang yang telah matang. Selanjutnya tinggal tutup ketan hingga memiliki bentuk seperti semula, yaitu lonjong, mirip dengan bentuk lontong. Setelah itu kunci kedua ujung lemper dengan menggunakan potongan lidi. Kukus selama sekitar 30 menit atau kukus hingga matang. Sajikan hangat.

Satu buah lemper dijual dengan harga sekitar Rp 2.000 hingga Rp 3.000 saja. Salah satu pusat jajanan tradisional yang ada di Jogja adalah Pasar Kranggan dan Pasar Legi Kotagede. Di kedua tempat ini Anda dapat menemukan beragam jajanan tradisional dengan harga yang ramah di kantong. Penasaran ada kuliner apa saja di kedua pasar tradisional Jogja ini? Segera saja masukkan keduanya dalam agenda wisata Anda selama berlibur di jogja. Happy travelling ya!

32 Comments to “Lemper, Kuliner Khas Jawa yang Begitu Menggoda”

  1. What’s Happening i’m new to this, I stumbled upon this I have found It absolutely helpful and it has helped me out loads. I hope to contribute & aid other users like its helped me. Good job.

Post Comment